Semoga blog ini bisa bermanfaat--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..Jangan lupa comment dan join this site ya.....!!!!!!

Senin, 20 Februari 2012

nilai tes evaluasi


DAFTAR NILAI  TES EVALUASI MATERI JURNAL PENYESUAIAN KELAS XI IS 4
NO
NAMA
NILAI
KETERANGAN
1
Adelia Sulistyowati
81
Tuntas
2
Adi Marsanto
66
Perbaikan
3
Aditya Aryo Nur P.
85
Tuntas
4
Anton Teguh Hartomo
65
Perbaikan
5
Arga Maulana
84
Tuntas
6
Aswim Rahmanullah P.
80
Tuntas
7
Atika Lintang Nugraheni
81
Tuntas
8
Eka Aditya Nugraha
70
Perbaikan
9
Ersyam Eka Pambudi
75
Tuntas
10
Evayuni Kusmartani
80
Tuntas
11
Faradyla Putri N.
75
Tuntas
12
Fendy Tegar Ramadan
68
Perbaikan
13
Hendrawan Ghozali
67
Perbaikan
14
Heny Sayekti
84
Tuntas
15
Himawan Novianto
68
Perbaikan
16
Indra Prasetya
82
Tuntas
17
Irma Lina Habibah
81
Tuntas
18
Linda Astriyani
77
Tuntas
19
Mohammad Toha Putra
63
Perbaikan
20
Muhammad Royan Adi Ismail
70
Perbaikan
21
Muhammad Wachid N.
68
Perbaikan
22
Nining Trisniati
79
Tuntas
23
Novi Andita Perdana P.
92
Tuntas
24
Novia Dwi Yunitasari
83
Tuntas
25
Nur Rohman
80
Tuntas
26
Onky Andrianto
75
Tuntas
27
Prasetyo Eka Miharwiyanto
66
Perbaikan
28
Praty Rustika
81
Tuntas
29
Ratri Uli Ayu Andika
92
Tuntas
30
Siti Fatimah
77
Tuntas
31
Sulis Yunita Irianti
80
Tuntas
32
Suryo Fajar Novianto
90
Tuntas
33
Widiyastuti
91
Tuntas
34
Yunita Kurniawati
80
Tuntas
35
Putri Ambarwati
75
Tuntas

Sabtu, 11 Februari 2012

Belajar


1)      Pengertian Belajar
Menurut Gagne dalam bukunya yang berjudul The Conditions of Learning sebagaimana yang  dikutip oleh Ngalim Purwanto (2007: 84), menyatakan bahwa “Belajar terjadi apabila suatu situasi stimulus bersama dengan isi ingatan mempengaruhi siswa sedemikian rupa sehingga perbuatannya (performance-nya) berubah dari waktu sebelum ia mengalami situasi itu ke waktu sesudah ia mengalami situasi tadi.”
Sedangkan menurut Hintzman (Muhibbin Syah, 2008: 90), dalam bukunya yang berjudul The Psychology of Learning and Memory berpendapat Learning is a change in organism due to experience which can affect the organism`s behavior. Artinya, belajar adalah suatu perubahan yang terjadi dalam diri organism (manusia atau hewan) disebabkan oleh pengalaman yang dapat mempengaruhi tingkah laku organisme tersebut. Jadi, dalam pandangan Hintzman, perubahan yang ditimbulkan oleh pengalaman tersebut baru dapat dikatakan belajar apabila mempengaruhi organisme. Sejalan dengan pegertian tersebut Muhibbin Syah (2008: 92), mengemukakan bahwa belajar dapat dipahami sebagai tahapan perubahan seluruh tingkah laku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif.
Dari pendapat-pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa belajar adalah proses perubahan tingkah laku yang disebabkan karena adanya hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan. Belajar sangatlah penting bagi kehidupan seorang manusia, karena perubahan-perubahan yang terjadi dalam proses belajar dapat membantu manusia untuk menjadi lebih dewasa.

2)      Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Belajar
Belajar merupakan suatu proses yang mengakibatkan suatu perubahan pada diri seseorang. Dalam kegiatan belajar, suatu keberhasilan dan kegagalan merupakan suatu masalah yang selalu akan dihadapi oleh subjek belajar.  Keberhasilan dan kegagalan ini sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Muhibbin Syah (2008: 132) menyatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi belajar siswa dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
1)     Faktor Internal (faktor dari dalam siswa), yakni keadaan/kondisi jasmani dan rohani siswa.
2)     Faktor Eksternal (faktor dari luar siswa), yakni kondisi lingkungan di sekitar siswa.
3)     Faktor Pendekatan Belajar (approach to learning), yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran materi-materi pelajaran.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, dapat penulis uraikan lebih lanjut sebagai berikut:
1)      Faktor Internal
a)   Faktor Fisik
Faktor fisik adalah faktor yang berkenaan dengan keadaan fisik anak yang pada umumnya sangat berpengaruh terhadap kemampuan belajar siswa.  Faktor fisik meliputi: usia, kesehatan tubuh, kelainan atau cacat tubuh, kemalangan, panca indera, dan keadaan lain yang berhubungan dengan fisik. 
b)      Faktor Psikologis
(1)   Minat
Minat adalah suatu rasa suka dan rasa keterkaitan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat dapat berupa kekuatan yang berasal dari dalam yang menyebabkan seseorang menaruh perubahan pada objek tertentu. Suatu minat dapat diekspresikan melalui pernyataan yang dapat menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal dari pada yang lainnya, dapat pula ditunjukkan dengan partisipasi dalam suatu aktivitas, maka minat dapat mendorong siswa untuk belajar lebih giat sehingga prestasi yang dicapai siswa akan meningkat.
(2)   Bakat
Bakat merupakan faktor yang besar pengaruhnya terhadap proses dan hasil belajar siswa, karena apabila seseorang belajar pada bidang yang sesuai bakatnya akan memperbesar kemungkinan berhasilnya usaha itu. Hasil belajar yang dicapai bisa lebih tinggi jika bahan yang dipakai sesuai dengan bakat yang dimiliki oleh siswa karena siswa merasa senang dan lebih giat dalam belajar.
(3)   Motivasi
Motivasi adalah keadaan seseorang dimana pribadi seseorang yang mendorong seseorang untuk melakukan aktivitas. Jadi motivasi belajar adalah kondisi psikologis yang mendorong individu untuk belajar, peranannya yang khas adalah dalam hal menumbuhkan gairah, merasa senang dan semangat untuk belajar.  Kuat lemahnya motivasi belajar seseorang turut mempengaruhi keberhasilan belajar. Dengan motivasi yang kuat, seseorang akan berusaha untuk mengatasi masalah yang dihadapinya.
(4)   Konsentrasi
Dalam proses belajar konsentrasi sangat diperlukan, sehingga segala informasi yang disampaikan sepenuhnya dapat dipahami.  Seorang siswa belajar, tetapi perhatiannyatidak dikonsentrasikan pada hal yang dipelajari, maka hasilnya dapat berkurang.
(5)   Kepercayaan Diri Sendiri
Kepercayaan diri yang dimiliki akan mampu mendorong semangat dalam mengikuti proses belajar. Kepercayaan bahwa dirinya memiliki kemampuan yang sama dengan temannya, akan mampu meningkatkan pencapaian hasil belajar sehingga prestasi belajar meningkat pula.
(6)   Intelegensi atau Tingkat Kecerdasan
Intelegensi atau tingkat kecerdasan besar pengaruhnya terhadap kemajuan proses belajar. Dalam situasi yang sama, siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi akan lebih berhasil dari pada siswa yang mempunyai tingkat intelegensi yang rendah.  Siswa yag mempunyai tingkat intelegensi yang tinggi belum tentu berhasil dalam belajarnya, hal ini disebabkan belajar adalah suatu proses yang sangat kompleks dengan berbagai faktor yang mempengaruhinya. Siswa yang mempunyai kondisi intelegensi normal akan dapat berhasil dalam belajarnya jika kondisi yang diciptakan mendukung proses belajar dengan baik.
(7)   Ingatan
Seseorang apabila mempunyai daya ingat yang baik dapat dengan mudah mengingat hal-hal yang telah dipelajari dan dialami dengan baik pula, sedangkan seseorang yang mempunyai daya ingat yang buruk akan mudah melupakan sesuatu yang telah dipelajari dan dialami.

2)      Faktor Eksternal
a)      Faktor Sosial
(1)   Lingkungan Keluarga
Lingkungan keluarga, terdiri dari orang tua, kakak, adik, dan kerabat keluarga. Cara orang tua mendidik, hubungan antara anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, sikap dan pengertian orang tua, dan latar belakang kebudayaan keluarga dapat memberi dampak baik maupun buruk terhadap kegiatan belajar dan hasil belajar yang dicapai siswa.
(2)   Lingkungan Sekolah
Lingkugan sekolah, berupa hubungan antar teman, kemampuan profesional guru mengajar, suasana kelas dan kondisi sekolah dapat mempengaruhi semangat belajar siswa, sikap guru dalam memberi bimbingan yang baik dalam belajar akan memotivasi siswa dalam belajar.
(3)   Lingkungan Masyarakat
Lingkungan masyarakat meliputi masyarakat dan teman bergaul akan mempengaruhi kegiatan belajar siswa.  Belajar kelompok di masyarakat akam mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
b)     Faktor Non-Sosial
Berupa lingkungan sekitar yang bukan manusia, diantaranya cuaca, fasilitas, kebisingan suara ataupun sampai bahan pelajaran. Faktor-faktor tersebut juga menentukan keberhasilan siswa dalam belajar sehingga harus diatur sedemikian rupa agar membantu dan mendukung anak dalam proses belajar secara maksimal.
3)     Faktor Pendekatan Belajar (approach to learning)
Pendekatan belajar dipahami sebagai cara atau strategi yang digunakan siswa dalam menunjang efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran materi tertentu. Pendekatan belajar berpengaruh terhadap taraf keberhasilan proses pembelajaran siswa tersebut. Pendekatan belajar dapat dibagi menjadi tiga macam tingkatan, yaitu: pendekatan tinggi (speculative dan achieving), pendekatan sedang (analitic dan deep), pendekatan rendah (reproductive dan surface).