Semoga blog ini bisa bermanfaat--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..--..Jangan lupa comment dan join this site ya.....!!!!!!
Tampilkan postingan dengan label materi akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi akuntansi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Januari 2012

materi akuntansi neraca saldo


NERACA SALDO

Neraca Saldo adalah daftar saldo-saldo akun di buku besar yang dibuat akhir periode. Dapat juga diartikan sebagai suatu daftar tempat pencatatan secara sistematis sisa-sisa akun buku besar sebelah debit atau kredit.
Adapun bentuk formulir neraca saldo sebagai berikut:

Nama Perusahaan
Neraca Saldo
(Tanggal, Bulan, Tahun)

No. Rek
Nama Akun/Nama Perkiraan
Debit
Kredit





















B. Fungsi
Penyusunan neraca saldo bertujuan sebagai berikut:
a)        Mempersiapkan penyusunan laporan keuangan.
b)        Menguji keseimbangan saldo debit dan saldo kredit
c)        Mengetahui kekeliruan yang mungkin terjadi selama periode pencatatan.

C. Prosedur Penyusuna Neraca Saldo
Adapun cara menyusun neraca saldo adalah sebagai berikut:
a)      Menghitung sisa dari masing-masing akun di buku besar.
1.      Kalau akun berbentuk T atau skontro /jumlahkan sisi debit dan kredit setelah itu tentukan sisa setiap akun. Prosedur penyusunan neraca saldo dengan menggunakan bentuk T atau skontro dijelaskan dalam gamabar 1.1.
2.      Akun yang berbentuk stafel atau bersisa, sudah menunjukkan sisa-sisa sementara. Prosedur penyusunan neraca saldo dengan menggunakan bentuk stafel dijelaskan dalam gambar 1.2.
b)      Sisa-sisa tiap akun disusun dalam daftar sisa berdasarkan urutan nomor dan sifat likuiditasnya.

materi akuntansi buku besar


1.      Pengertian buku besar
Buku besar adalah kumpulan dari akun-akun. Akun (account) atau perkiraan adalah suatu formulir yang digunakan sebagai tempat mencatat transaksi keuangan yang sejenis dan dapat mengubah komposisi harta, kewajiban dan modal perusahaan pada suatu periode tertentu.

2.      Bentuk buku besar
a.            Bentuk Scontro (Bentuk T)
Bentuk Scontro adalah bentuk buku besar sebelah-menyebelah atau disebut 2 kolom dimana sisi kiri untuk pemindahbukuan debet sedangkan sisi kanan untuk kredit.

                        D  No Akun                             Nama Akun                                    No Akun K
Tgl
Keterangan
Ref
Jumlah
Tgl
Keterangan
Ref
Jumlah












Keterangan :
1.      Nama akun, ditulis nama akun yang bersangkutan sesuai dengan transaksi yang akan dicatat.
2.      Nomor akun, ditulis nomor kode akun di dalam buku besar.
3.      Kolom tanggal, diisi tahun, bulan, dan tanggal terjadinya transaksi.
4.      Kolom keterangan, diisi uraian keterangan transaksi-transaksi yang bersangkutan.
5.      Kolom Ref (Referensi), diisi nomor halaman dalam buku jurnal akun yang bersangkutan
6.      Kolom jumlah, diisi jumlah besarnya uang tiap transaksi.
Mencatat disebelah kiri disebut mendebet akun, sedangkan mencatat di sisi kanan disebut mengkredit akun.

b.            Bentuk Staffel
Dibagi menjadi 2, yaitu :
a.       Akun bentuk Staffel dengan saldo ganda
adalah buku besar berbentuk halaman atau disebut juga buku besar 4 kolom atau bentuk saldo ganda, karena terdiri dari saldo  debet dan kredit.
                                          No Kode Akun                             Nama Akun
Tgl
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo
Debet
Kredit











b.      Akun bentuk staffel saldo tunggal
Dimana hanya memiliki satu kolom saldo. Bentuknya sebagai berikut :
           No Kode Akun                              Nama Akun
Tgl
Keterangan
Ref
Debet
Kredit
Saldo








materi akuntansi kode rekening


Kode Akun/Perkiraan/Rekening

Semakin luas bidang kegiatan usaha perusahaan, maka akan semakin banyak akun yang digunakan, sehingga dalam penyusunannya diperlukan suatu cara yang sistematis. Cara atau metode-metode penyusunan akun bertujuan untuk memudahkan proses pencatatan, pemeriksaan dan mencari suatu akun jika diperlukan.
Tujuan Pengkodean akun :
ΓΌ  Mengidentifikasi data transaksi
ΓΌ  Meringkas data
ΓΌ  Mengklasifikasikan rekening/transaksi
ΓΌ  Menyampaikan makna tertentu
Teknik pengkodean Akun, yaitu :
a)      Sistem Numerik
Sistem Numerik adalah cara pemberian kode akun dengan menggunakan nomor (angka) dimulai dari 0 sampai dengan 9.
ΓΌ  Kode kelompok adalah cara pemberian kode akun dengan memberikan angka tertentu pada kelompok, golongan, dan jenis akun.
Misal :
Nomor kode akun                                     Arti
1 1 1 1                                                      
jenis akun
sub golongan
golongan akun
kelompok akun

contohnya :
Nomor Kode
Kelompok Akun
1
2
3
4
5
Harta
Utang
Modal
Pendapatan
Beban

Nomor Kode
Kelompok dan Golongan Akun
1
11
12
13
14
15
Harta
Harta Lancar
Investasi Jangka Panjang
Harta Tetap Berujud
Harta Tetap Tak Berujud
Harta Lain-lain



Nomor Kode
Kelompok, Golongan dan Sub Golongan Akun
1
11
111
112
113
114
Harta
Harta Lancar
Kas dan Bank
Surat-surat berharga
Piutang Usaha
Piutang Barang Dagang


Nomor Kode
Kelompok, Golongan, Sub Golongan dan Jenis Akun
1
11
111
1111
1112
1113
Harta
Harta Lancar
Kas dan Bank
Kas
Kas Kecil
BRI Cab Surakarta

ΓΌ  Kode blok adalah cara pemberian kode akun dengan menyediakan satu blok angka untuk setiap kelompok akun.
Contohnya adalah sebagai berikut :
Kode Akun
Golongan Akun
101 – 200
   101 – 150
     101
     102
   151- 200
     151
     152
201 – 300
   201 – 250
     201
   251 – 300
     251
Harta
  Harta Lancar
     Kas
     Piutang Usaha
   Harta Tetap
     Tanah
     Gedung
Utang
  Utang Lancar
     Utang Usaha
  Utang Jangka Panjang
     Utang Obligasi

b)      Sistem Menemonik
Sistem Mnemonik adalah pemberian kode akun dengan menggunakan simbol kelompok dan singkatan huruf awal akun yang bersangkutan.
Contohnya :
Akun
Kode
Harta
Harta Lancar
    Kas
    Pitang Usaha
Harta Tetap
    Tanah
    Gedung

Utang
Utang Lancar
    Utang Usaha

Pendapatan
Pendapatan Jasa
H
HL
HL.K
HL.PU
HT
HT.T
HT.G

U
UL
UL.UU

P
P.PJ


c)      Sistem Kombinasi Huruf dan Angka
Sistem Kombinasi Huruf dan Angka adalah pemberian kode akun dengan menggunakan gabungan huruf dan angka.
Klasifikasi
Kode
Aktiva Lancar
    Kas
    Kas Kecil
    Perlengkapan

Aktiva Tetap
    Tanah
    Gedung
    Mesin dan alat
AL
AL 01
AL 02
AL 03

AT
AT 01
AT 02
AT 03